Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM)/Toko Tani Indonesia (TTI)

Harga dan pasokan pangan merupakan indikator-indikator strategis yang saling terkait dan sering digunakan untuk mengetahui: (a) status distribusi pangan, (b) permasalahan yang disebabkan oleh rantai distribusi pangan dan (c) ketidakcukupan pasokan pangan di suatu wilayah. Permasalahan utama yang terjadi selama ini adalah tingginya disparitas harga antara produsen dan konsumen yang mengakibatkan keuntungan tidak proporsional antara pelaku usaha. Harga yang tinggi di tingkat konsumen tidak menjamin petani (produsen) mendapatkan harga yang layak, sehingga diperlukan keseimbangan harga yang saling menguntungkan, baik di tingkat produsen maupun tingkat konsumen.

Sebagai solusi permanen dalam mengatasi disparitas harga pangan, Pemerintah cq. Kementerian Pertanian melakukan terobosan melalui kegiatan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui Toko Tani Indonesia (TTI). Kegiatan ini  dilakukan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok strategis dan efisiensi rantai distribusi pemasaran dengan memperpendek rantai pasok. Kegiatan PUPM secara tidak langsung berperan dalam mengatasi anjloknya harga pada masa panen raya dan tingginya harga pada saat paceklik dan menjadi instrumen yang dibuat Pemerintah untuk menahan gejolak harga pada saat suplai melimpah maupun kurang.

Pada Tahun 2020, komoditas dikembangkan menjadi beras, cabai, bawang merah, dan telur. Pengembangan komoditas tersebut dilakukan dengan memperhatikan permasalahan selama ini terkait fluktuasi harga pada komoditas tersebut yang sering terjadi sepanjang tahun dan tingginya disparitas harga baik antar konsumen dan produsen maupun antar wilayah.

Tujuan pelaksanaan kegiatan PUPM yaitu:

1. Menyerap produk pertanian nasional dengan harga yang layak dan menguntungkan petani khususnya bahan pangan pokok dan strategis;

2. Mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok dan strategis; dan

3. Memberikan kemudahan akses konsumen/ masyarakat terhadap bahan pangan pokok dan strategis yang berkualitas, dengan harga yang wajar.

Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto melalui kegiatan PUPM mengembangkan komoditas-komoditas yang strategis dalam menjaga ketersediaan dan pengendalian harga pangan. Lokasi dari kegiatan PUPM terebar di beberapa kecamatan yaitu

1. Beras di Kecamatan Mojosari, Kecamatan Dawarblandong

2. Bawang Merah di Kecamatan Pacet

3. Telur di Kecamatan Trawas

 

Share: